allfeeds.ai

 

INI KOPER  

INI KOPER

Author: Dani Wahyu Munggoro

INIKOPER percaya berbagi pengetahuan dan cerita apa saja, pasti bermanfaat bagi komunitas perubahan. Perubahan selalu dimulai dari diri sendiri, organisasi dan pada akhir sistim. Jadikan bumi lebih baik setiap hari.
Be a guest on this podcast

Language: id

Genres: Relationships, Society & Culture

Contact email: Get it

Feed URL: Get it

iTunes ID: Get it


Get all podcast data

Listen Now...

#982 Tenun Iban dan Seni Langitan di Dusun Sadap
Episode 1098
Monday, 13 April, 2026

Menapakkan kaki di Dusun Sadap, Desa Banua Sadap, adalah perjalanan menuju hulu tradisi di mana Sungai Embaloh menjadi saksi bisu keteguhan hati para perempuan Iban. Dusun ini bukan sekadar pemukiman, melainkan benteng pertahanan terakhir di gerbang Taman Nasional Betung Kerihun yang rimbun, tempat Orangutan dan Burung Rangkong masih bertakhta di pucuk-pucuk pohon. Di sinilah, di bawah pengawasan alam yang masih murni, Ikan Semah yang legendaris berenang lincah di air jernih, mengiringi gemeretak alat tenun kayu yang memadatkan benang-benang kapas menjadi Pua Kumbu—sebuah karya seni adiluhung yang lahir dari rahim hutan Kalimantan. Bagi perempuan Iban di Sadap, menenun bukanlah sekadar mengisi waktu luang, melainkan sebuah "perang spiritual" untuk membuktikan kedewasaan dan derajat jiwa mereka. Setiap motif rumit yang muncul bukanlah hasil rekayasa desain semata, melainkan petunjuk dari "mimpi" yang dianggap sebagai komunikasi sakral dengan para leluhur. Dengan memanfaatkan laboratorium alam yang mahakaya, mereka mengolah akar Engkudu menjadi warna merah terracotta yang berwibawa, daun Rengat menjadi hitam mistis, serta menggunakan daun Jirak sebagai pengikat warna alami yang membuat keindahan kain ini tetap abadi meski telah melintasi pergantian zaman. Filosofi Tenun Iban ini merasap jauh ke dalam sendi kehidupan, menjadi kain sakral yang menyelimuti setiap fase transisi manusia, mulai dari penyambutan kelahiran, pengikat janji pernikahan, hingga penutup jenazah menuju alam baka. Di dalam Rumah Betang Sadap yang megah, kain-kain ini tak jarang dibentangkan sebagai dinding pelindung spiritual untuk menolak bala dan energi negatif. Menjaga Tenun Iban berarti menjaga keseimbangan ekosistem Sungai Embaloh dan hutan Betung Kerihun, karena tanpa kelestarian alam, sirnalah bahan pewarna dan inspirasi motif mereka, yang pada akhirnya akan menghapus separuh identitas dan jati diri bangsa kita. Hebat!

 

We also recommend:


Subtitle
Quiet Juice

FROCAST
nappyafro

Dyslexic Heart

Las Tuercas Radio
Las Tuercas Radio

Samuel's Thoughts
TSCN.TV

Batooba Culture Générale
Emmanuel

Lezbehonest: Sass, Commentary, and Things You Just Need to Hear
Lezbehonest: Sass, Commentary, and Things You Just Need to Hear

Nova Book Box
Radio Nova

Lobster und Tentakel
Lothar Bodingbauer

Jesus People Arts and Worship Center
Jesus People Church of Asheville

Las Voces del Secuestro
Caracol Radio

The Winnipeg Podcast
The Winnipeg Podcast